Peribahasa
Siswa berlatih memahami arti dan penggunaan peribahasa seperti air beriak tanda tak dalam, bagai pinang dibelah dua, dan sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.
Main sekarangSalin dan editKartu kata dan lembar kerja untuk dicetak
Gratis dimainkan. Tim menjawab di satu layar; ponsel Anda jadi remote. Siswa tidak perlu perangkat.
Soal
Apa arti peribahasa "Air beriak tanda tak dalam"?
- Orang kaya selalu suka berbagi
- Orang pendiam pasti sangat pandai
- Orang yang banyak bicara biasanya kurang berilmu
- Sungai yang tenang sangat dalam
Lihat jawaban
Orang yang banyak bicara biasanya kurang berilmuPeribahasa "Air beriak tanda tak dalam" cocok untuk menggambarkan siapa?
- Anak yang pendiam dan suka membaca
- Anak yang rajin menabung setiap hari
- Anak yang selalu menolong temannya
- Anak yang sering menyombongkan diri, tetapi nilainya biasa saja
Lihat jawaban
Anak yang sering menyombongkan diri, tetapi nilainya biasa sajaPeribahasa "Air beriak tanda tak dalam" menasihati kita agar tidak sombong. (Benar atau salah?)
Lihat jawaban
BenarApa arti peribahasa "Bagai pinang dibelah dua"?
- Sangat berbeda sifatnya
- Sangat bersedih hati
- Sangat mirip atau serasi
- Sangat sibuk bekerja
Lihat jawaban
Sangat mirip atau serasiKalimat yang tepat memakai "bagai pinang dibelah dua" adalah ....
- Ibu memasak bagai pinang dibelah dua di dapur.
- Rani bagai pinang dibelah dua saat berlari di lapangan.
- Rani dan kakaknya bagai pinang dibelah dua, sifatnya bertolak belakang.
- Rani dan kakaknya bagai pinang dibelah dua, wajahnya sangat mirip.
Lihat jawaban
Rani dan kakaknya bagai pinang dibelah dua, wajahnya sangat mirip.Peribahasa "Bagai pinang dibelah dua" dipakai untuk dua orang yang sifatnya bertolak belakang. (Benar atau salah?)
Lihat jawaban
SalahLengkapi peribahasa: "Bagai pinang dibelah ...." (Jawab dengan lisan)
Lihat jawaban
duaApa arti "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit"?
- Barang yang sedikit tidak berguna
- Mendaki bukit itu sangat melelahkan
- Pekerjaan besar harus selesai dalam sehari
- Sesuatu yang dikerjakan sedikit demi sedikit akhirnya menjadi banyak
Lihat jawaban
Sesuatu yang dikerjakan sedikit demi sedikit akhirnya menjadi banyakDina menabung Rp2.000 setiap hari sampai bisa membeli buku. Peribahasa yang cocok adalah ....
- Air beriak tanda tak dalam
- Bagai pinang dibelah dua
- Besar pasak daripada tiang
- Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit
Lihat jawaban
Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukitPeribahasa "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit" mengajarkan kita untuk tekun dan sabar. (Benar atau salah?)
Lihat jawaban
BenarPeribahasa apa yang cocok untuk dua saudara kembar yang wajahnya sangat mirip? (Jawab dengan lisan)
Lihat jawaban
Bagai pinang dibelah duaBudi sering berteriak bahwa dirinya paling pandai, tetapi tidak bisa menjawab soal. Peribahasanya ....
- Air beriak tanda tak dalam
- Bagai pinang dibelah dua
- Ringan sama dijinjing
- Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit
Lihat jawaban
Air beriak tanda tak dalamDalam peribahasa "Air beriak tanda tak dalam", kata "beriak" paling dekat artinya ....
- bergelombang kecil
- meluap deras
- membeku
- mengering
Lihat jawaban
bergelombang kecilPeribahasa apa yang cocok untuk mengumpulkan kelereng satu per satu hingga banyak? (Jawab dengan lisan)
Lihat jawaban
Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukitPada peribahasa "Bagai pinang dibelah dua", kata "bagai" bermakna ....
- karena
- sebelum
- seperti
- tetapi
Lihat jawaban
sepertiKalimat yang TIDAK tepat memakai "sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit" adalah ....
- Ia menyicil menulis cerita satu halaman tiap hari hingga jadi buku.
- Kami mengumpulkan sampah plastik sedikit demi sedikit untuk didaur ulang.
- Pak Ali sombong sehingga ia sering membual di depan tetangga.
- Uang jajan yang disisihkan tiap hari akhirnya cukup untuk membeli sepatu.
Lihat jawaban
Pak Ali sombong sehingga ia sering membual di depan tetangga.